Majalah Fortuga Edisi 01

Gaby motuloh

Majalah Fortuga Edisi 01. Laut biru berpendar bagai kristal. Hamparan pantai berpasir putih kemilau. Surga kehidupan bawah laut. Itulah sekilas gambaran Raja Ampat, incaran turis dari berbagai belahan dunia.

Gaby motuloh

Meskipun Raja Ampat dalam bahasa lokal artinya “4 raja”, mengacu pada 4 pulau terbesarnya yaitu Waigeo, Salawati, Batanta dan Misool, namun ada lebih dari 1500 pulau dan gosong (timbunan pasir) yang tersebar di Kabupaten Raja Ampat Papua Barat ini dengan ibukotanya Waisai.

Pada survey yang dilakukan Conservation International, The Nature Conservancy, Lembaga Oseanografi Nasional (LON) serta Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada 2001 dan 2002 ditemukan lebih dari 540 jenis karang keras, 1000 jenis ikan karang, 700 jenis moluska, dan tertinggi bagi gonodactylus stomatopod crustaceans. Itu berarti, 75% spesies karang dunia berada di Raja Ampat, satu-satunya di dunia (sumber Wikipedia).

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Selain menyelam dan snorkeling, di Raja Ampat kita bisa menikmati panorama pulau karang yang unik, menelusuri hutan melihat satwa langka Cendrawasih (bird of paradise), memancing (di zona yang diizinkan), berkemah di pulau tak berpenghuni, atau sekedar bersantai di alam asri, lepas dari hiruk pikuk dan polusi kota. Di malam yang pekat, taburan bintang bercahaya menghiasi langit.

 

Selengkapnya bisa buka di Majalah Fortuga Edisi 01

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *