4 Candi dengan Arsitektur Mengagumkan

Melihat Indonesia jauh ke belakang, ada banyak bangunan yang membuat bangsa lain terkagum-kagum hingga hari ini. Bangunan-banguan yang hingga detik ini masih kokoh berdiri itu masuk dalam cagar budaya warisan dunia. Ini menjadi bukti nyata bahwa manusia Indonesia saat itu mempunyai tingkat intelektual yang sangat mumpuni. Ini dia beberapa arsitektur candi Indonesia warisan kejayaan masa lalu.

1. Candi Prambanan

Candi Prambanan atau Candi Roro Jonggrang adalah candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 Masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, atau tiga dewa utama Hindu, yaitu Brahma sebagai Dewa Pencipta, Wishnu sebagai Dewa Pemelihara, dan Siwa sebagai Dewa Pemusnah. Berdasarkan prasasti Siwagrha, nama asli kompleks candi ini adalah Siwagrha (bahasa Sanskerta yang bermakna ‘Rumah Siwa’), dan memang di garbagriha (ruang utama) candi ini bersemayam arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter yang menujukkan bahwa di candi ini dewa Siwa lebih diutamakan.

Candi ini termasuk Situs Warisan Dunia UNESCO, sekaligus salah satu candi terindah di Asia Tenggara. Arsitektur bangunan berbentuk tinggi dan ramping sesuai arsitektur Hindu pada umumnya, dengan candi Siwa sebagai candi utama. Prambanan punya ketinggian 47 meter, menjulang di tengah kompleks gugusan candi-candi yang lebih kecil.

2. Candi Borobudur

Borobudur akan ramai saat perayaan Waisak. Pada malam ketiga, yaitu malam terakhir perayaan Waisak, biasanya Candi Borobudur diselimuti cahaya cantik memesona. Dibalut dengan 2672 pahatan dengan beragam cerita, membuat candi ini termasyhur hingga penjuru dunia. Borobudur adalah candi atau kuil Buddha terbesar, sekaligus salah satu monumen Buddha terbesar di dunia.

Monumen ini terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang diatasnya terdapat tiga pelataran melingkar dengan 504 arca Buddha. Borobudur memiliki koleksi relief Buddha terlengkap dan terbanyak di dunia. Stupa utama terbesar ada di tengah sekaligus memahkotai bangunan. Dikelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang, di dalamnya terdapat arca Buddha tengah duduk bersila dalam posisi teratai sempurna dengan mudra (sikap tangan) dharmachakra mudra (memutar roda dharma).

3. Candi Gedong Songo

Candi ini merupakan peninggalan Wangsa Syailendra. Terdapat sembilan koleksi candi dengan ketinggian 1.200 m di atas permukaan laut. Jika ditilik lebih jauh, hal ini hampir mirip dengan candi yang terdapat di dataran tinggi Dieng. Kompleks candi tersebar satu dengan lainnya. Untuk mencapainya, para pengunjung harus rela menyusuri bukit. Candi ini berada di desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Posisi tepatnya berada di Lereng Gunung Ungaran.

4. Candi Plaosan

Candi ini campuran antara budaya Hindu dan Buddha. Berdiri megah di persawahan Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, candi ini biasa disebut juga Candi Cinta dari Dua Wangsa, yaitu Sanjaya dan Syailendra. Anda tertarik untuk mengunjunginya? (JJW/AK)

sumber foto : liputan6

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *