Tungku Masa Depan untuk Rumah Modern

Tjep memasang tone cahaya dengan warna kayu pucat untuk menciptakan tungku alternatif sebagai kompor dalam ruangan besar. Tungku atau kompor bermerek Vuurs, salah satu perusahaan Belanda yang didirikan oleh Bram Opdam ini merupakan alat pembakaran kayu ramah lingkungan.

Perusahaan tersebut meminta Tjep yang berbasis di Amsterdam untuk mendesain dan memodernisai kompor tradisional tersebut menjadi kompor modern dengan membenamkan fitur berteknologi.

“(Vuurs ingin) memindahkan tungku kayu masa lalu yang dapat diintegrasikan ke dalam konteks kontemporer,” kata pendiri Tjep, Frank Tjepkema.

Dalam tungku tersebut terdapat jendela berbentuk V untuk melihat perapian. Sementara empat kaki kayu menopang tungku. Sebuah pegangan yang digunakan untuk membuka bagian depan pemanas diganti dengan satu tombol.

“Biasanya kompor jenis ini berat dan terlihat besar sebagai interior,” kata Tjepkema. “Mengangkat tungku dengan empat kaki membuat kompor ini terlihat lebih ringan, juga mencegah panas merambat ke lantai,” tambahnya.

Tjepkema juga ingin memberikan cerminan teknologi dan inovasi yang digunakan oleh Vuurs. Kompor ini dilengkapi teknologi Internet of Things yang dapat melacak data pemanasan, juga dapat mengisi daya perangkat seluler dengan mengubah energi panas yang dihasilkan oleh api menjadi listrik.

“Sebenarnya, dimungkinkan untuk mengisi ulang perangkat mobile dari panas yang dihasilkan, juga membangun koneksi Wi-Fi untuk kompor agar dapat terhubung dengan server Vuurs. Sangat memungkinkan juga untuk menganalisis data dengan cara yang sama,” kata desainer.

Tungku pembakaran kayu tradisional dianggap dapat melepaskan kadar karbon dioksida tinggi. Hal itu dapat menyebabkan polusi dan masalah kesehatan.

Akhir-akhir ini, topik tersebut sedang hangat dibicarakan. Beberapa negara memberlakukan zona udara bersih dan pembatasan kapan kompor (tungku) boleh dinyalakan.

Tahun lalu, walikota London, Sadiq Khan mengusulkan larangan sistem pemanas di ibukota Inggris. Sementara itu, tahun 2015 Badan Perlindungan Lingkungan AS melarang produksi dan penjualan 80 persen tungku pembakaran kayu di negara itu.

Namun Vuurs mengklaim bahwa tungku yang mereka produksi menghasilkan emisi “jauh di bawah standar yang paling direkomendasikan”.

Tjepkema mendirikan Tjep pada 2001. Sejak saat itu, studionya telah menyelesaikan sejumlah proyek, mulai dari furnitur skeletal yang terbuat dari perunggu hingga tabel berbentuk kode genetik. (JJW/AK)

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *