SMP TANPA PR, BAGAIMANA PENDAPAT PSIKOLOG PENDIDIKAN?

Dinas Pendidikan Kota Blitar, Jawa Timur, belakangan ini berani membuat terobosan dalam dunia pendidikan Indonesia dengan program SMP tanpa PR. Dinas Pendidikan Kota Blitar telah menerbitkan Surat Edaran yang melarang para guru memberikan pekerjaan rumah (PR) untuk siswanya mulai Tahun Ajaran 2018/2019. Hal ini bertujuan agar para siswa memiliki lebih banyak waktu agar dapat belajar terutama mengenai pendidikan karakter di lingkungan keluarga dan masyarakat.

 

Imbauan Berupa Surat Edaran

SMP tanpa PR 1

Sumber: www.unsplash.com

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar M. Sidik, pihaknya akan membuat Surat Edaran (SE) untuk sekolah-sekolah mengenai larangan memberi PR kepada siswa. Pelajaran sekolah diharapkan selesai di sekolah sehingga para siswa memiliki waktu untuk belajar di lingkungan keluarga dan masyarakat.

 

Menurut Sidik, sebenarnya kebijakan larangan memberikan PR pada siswa telah diterapkan sejak tahun ajaran lalu ketika Dinas Pendidikan mulai menerapkan lima hari sekolah. Namun, larangan tersebut masih berupa imbauan yang disampaikan secara lisan pada masing-masing kepala sekolah. Rupanya, masih banyak guru yang tetap memberikan PR kepada siswa.

 

Banyak Hal yang Harus Diperhatikan

SMP tanpa PR 2

Sumber: Unsplash

Menurut Psikolog Pendidikan Bondhan Kresna Wijaya, MPSi, penerapan kebijakan ini harus memerhatikan sejumlah hal. Kebijakan Pemerintah Daerah Blitar itu layak dicoba untuk diterapkan. Tidak menutup kemungkinan bahwa bupatinya terinspirasi oleh model pendidikan Finlandia yang meminimalisir pemberian PR untuk anak.

 

Beliau menambahkan bahwa penerapan kebijakan ini juga harus memperhatikan aspek-aspek lainnya secara holistik bukan parsial. Sebagai contoh, dapat dilihat dari kualitas gurunya. Kualitas guru selama ini hanya bersandar pada sertifikasi yang masih belum cukup untuk diterapkan kebijakan. Sebagai tambahan, Bupati dapat menyekolahkan guru-guru hingga S2 di PTN atau PTS berkualitas.

 

Belajar dari Sistem Pendidikan Finlandia

SMP tanpa PR 3

Sumber: Unsplash

Finlandia memang telah dikenal memiliki sistem pendidikan yang sangat baik. Siswa-siswa Finlandia selalu memperoleh peringkat atas pada tes PISA atau Programme for International Student Assessment.

 

Rahasia dari sistem pendidikan Finlandia adalah negara ini selalu memperhatikan kesejahteraan (well-being) baik itu murid maupun guru. Mereka sangat memanfaatkan waktu istirahat dan tidak membiarkan diri mereka sampai tertekan. Namun, para guru tetap memberikan PR hanya saja tingkat kesulitannya tidak begitu berat dan dapat dikerjakan dalam waktu sekitar 30 menit. (VNA)

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *